Kenali Cara Kerja Mesin Diesel Common rail Pada Toyota Hilux
Sumber Gambar : http://www.toyota.astra.co.id/
Di zaman serba
canggih ini, hampir seluruh mobil modern selalu dilengkapi dengan mesin
berteknologi modern pula. Salah satunya adalah Toyota hilux
dan Toyota
Fortuner yang menggunakan mesin diesel common rail untuk memberikan
performa maksimal.
Lalu, seperti
apakah cara kerja mesin ini? Sistem kerja pada diesel common rail memakai
pengontrol katup solenoid yang dikendalikan secara elektrikal. Common rail
sendiri banyak ditemui pada kendaraan bermesin diesel seperti SUV dan kendaraan
4x4 seperti Toyota Hilux dan Fortuner. Untuk Toyota sendiri, teknologi common
rail dinamai dengan D-4D. Karena adanya teknologi common rail ini, mesin diesel
tidal lagi dinilai lemot serta tidak ramah lingkungan. Tak cukup itu saja,
common rail juga membuat kendaraan bermesin diesel mampu bersaing dengan meisn
bensin.
Lalu, apa
sebenarnya teknologi common rail itu? Common Rail Direct Injection merupakan
suatu sistem injeksi bahan bakar langsung pada berbagai mesin diesel modern yang
setara dengan sistem injeksi bahan bakar langsung pada meisn bensin. Teknologi common rail ini sebenarnya sudah
dikenal sejak satu abad silam namun pada jaman itu masih digunakan untuk mesin
lokomotif dan kapal selam.
Selain itu, common rail jaman dahulu masih
menggunakan sistem mekanis dalam membuka katup injektor. Salah satu keunggulan
common rail modern adalah injektor mesin diesel yang sudah diatur oleh sistem
elektronik. Mulai dari pengaturan jumlah injeksi, waktu penginjeksian dan
tekanan injeksi sehingga bisa menghasilkan kerja mesin yang lebih optimal.
Lebih
jauh, pada generasi ketika ini, dimana komputasi sudah masuk, kerja sistem
common rail sudah semakin presisi. Pada generasi ini, common rail diesel telah
menggunakan fitur injector piezoelektrik untuk meningkatkan presisi dengan
tekanan bahan bakar hingga 3.00 bar atau setara dengan 44.000 psi.
Pompa bahan yang
digunakan juga khusus karena tidak mudah memapatkan bahan bakar cair ini
menjadi puluhan ribu psi. Umumnya menggunakan mechanical pump (bukan electric
fuel pump) untuk menghasilkan tenaga sebesar ini.
Dengan tekanan pompa bahan
bakar diesel yang sangat tinggi ini dan kombinasi penggunaan injektor modern,
menghasilkan pengabutan uap diesel yang sangat halus. Hal inilah yang akhirnya
mampu membuat proses pembakaran semakin sempurna.
Untuk waktu pembukaan
(timing) pada injector diatur oleh Engine Control Unit (ECU) yang berhubungan
dengan berbagai sensor pada mesin lainnya. Sedangkan untuk mengaut waktu
buka/tutup injector secara presisi juga membuat proses pembakaran semakin
sempurna.
Sebagai kesimpulan. Teknologi common direct injection yang biasa ada
pada meisn diesel Toyota Hilux dan Fortuner ini akan mengedepankan hasil
pembakaran minyak diesel yang sempurna dan juga mampu menekan tingkat konsumsi
bahan bakar.
Sumber: https://komunitas.bukalapak.com/
Kenali Cara Kerja Mesin Diesel Common rail Pada Toyota Hilux
Reviewed by DM
on
February 03, 2017
Rating:
Reviewed by DM
on
February 03, 2017
Rating:


Post a Comment