Daya Listrik Mobil Hidrogen Menurun, Tak Banyak Pengaruhi Jarak Jelajah.
Sumber gambar : toyota.astra.co.id
Saat ini telah banyak jenis mobil hidrogen yang
diproduksi Toyota. Kalangan masyarakat umum maupun selebritas pun mulai
mengindahkan dan mendukung kehadiran mobil – mobil hidrogen tersebut dengan
menggunakannya untuk dapat berperan aktif dalam kelestarian lingkungan.
Salah satu hal yang membuat mobil hidrogen ini disukai
para konsumennya adalah keamanan tangki hidrogen yang terjamin. Meskipun banyak
digemari oleh berbagai kalangan, mobil hidrogen ini juga masih memiliki satu pertanyaan yang
membuat banyak orang penasaran, yaitu sampai kapan sel bahan bakar dapat
bekerja?
Hitoshi Nomasa, Project Manager Mirai menyatakan jikalau
memang ada kemungkinan degradasi kemampuan sel bahan bakar dalam menghasilkan
listrik yang diperlukan oleh mobil hidrogen. Pada mobil hidrogen, sel bahan bakar
mengubah energi kimia dari hidrogen dan oksigen untuk dapat menghasilkan
listrik. Namun tingkat degradasi sulit diukur, angkanya mungkin sekitar 15
persen setelah mobil digunakan selama 15 tahun dalam kondisi dan melewati
medan-medan berat.
Hitosi menambahkan bahwa secara spesifik degradasi
berarti output listrik akan menurun, sehingga tenaga untuk memutar motor
penggerak mobil berkurang. Akan tetapi penurunan kekuatan tidak terjadi secara
bertahap, degradasi hanya akan mempengaruhi output listrik. Sedangkan reaksi
kimia antara hidrogen dan oksigen akan tetap terjadi. Jadi Jika daya listrik menurun, tidak akan
berpengaruh banyak terhadap daya jelajah mobil hidrogen anda.
Sumber : otodetik.com
Daya Listrik Mobil Hidrogen Menurun, Tak Banyak Pengaruhi Jarak Jelajah.
Reviewed by DM
on
September 29, 2017
Rating:
Reviewed by DM
on
September 29, 2017
Rating:


Post a Comment